Majalah Sindo Weekly
ESET NOD32 ANTIVIRUS


Global

NO. 14 TAHUN II, 6 - 12JUNI 2013

AMERIKA SERIKAT

Tornado Menerjang Amerika

Penulis: Debi Abdullah
Tornado Menerjang Amerika

RICK WILKING/ANTARA FOTO/REUTERS

Belum pulih atas trauma tornado pekan lalu, wilayah Oklahoma Tengah, AS, kembali diguncang puting beliung. Angin tornado itu mampu membolak-balik apa saja bak permainan anak-anak.

P

eringatan "awas tornado" oleh Dinas Ramalan Cuaca Nasional Amerika Serikat (AS) belum sepenuhnya diindahkan warga Oklahoma. Terbukti, tornado yang kembali menggulung wilayah Moore, Oklahoma City, itu menelan lima korban jiwa.

Juru bicara patroli jalan Tol Oklahoma Betsy Randolph menuturkan, korban tewas akibat topan di antaranya seorang ibu dan bayinya. Keduanya dilibas topan saat dalam perjalanan mengungsi dengan mobil mereka di Jalan Interstate 40 dekat Oklahoma City.

Banyak korban luka lainnya akibat kecelakaan atau karena mobil terbalik di jalanan. Demi menghindari kondisi yang lebih fatal, Jalan Interstate 40 terpaksa ditutup. "Benar-benar situasi yang menyedihkan," tutur Randolph seperti dilansir AFP, Sabtu (1/6).

Sementara tiga lainnya yang tewas diinformasikan Kantor CME (Chief Medical Examiner), yakni dua orang di Union City dan satu di El Reno daerah-daerah pedesaan barat Oklahoma City. “Lebih dari 40 orang dirawat akibat cedera, termasuk lima orang yang berada dalam kondisi kritis di antaranya seorang anak-anak,” kata Amy Elliott, Juru Bicara Kantor CME.

Pengendara mobil menghadapi bahaya besar apabila melintasi jalan raya bebas hambatan saat ada tornado tersebut. Angin menjungkirbalikkan truk-truk semitrailer di Interstate 40 antara St. Louis dan St. Charles County di barat. Hal itu dikemukakan Gubernur Oklahoma Mary Fallin, kepada stasiun televisi CNN. "Yang kami lihat ketika tornado menghantam Moore dan daerah-daerah lainnya pekan lalu adalah orang yang berada dalam mobil-mobil di jalan raya Interstate 40 itu tewas," kata Fallin.

Badan prakiraan cuaca setempat telah menerbitkan peringatan bahaya tornado, beserta peringatan bahaya banjir dan badai petir di wilayah tersebut. Meskipun sudah diperkirakan akan ada empat tornado yang menerjang Oklahoma City, dengan kecepatan masing-masing 145 km per jam dan disertai hujan deras, namun tim ahli ilmu cuaca Badan Cuaca Nasional AS menilai sulit untuk mengetahui secara pasti berapa banyak topan akan menyerang.

Sebagai antisipasi, para warga dievakuasi ke tempat yang aman. Sejumlah ruas jalan termasuk yang ada di terowongan bawah tanah ditutup. Aktivitas penerbangan juga dihentikan sementara. Meski begitu, tiga puting beliung yang kemungkinan menimbulkan tornado bergerak melalui daerah tengah negara bagian itu.

Sekitar dua pekan lalu, tornado meluluhlantakkan wilayah Oklahoma dan sekitarnya. Beberapa sekolah hancur diterjang tornado yang dikategorikan cukup kuat ini. Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 24 orang termasuk anak-anak tewas dalam bencana tragis tersebut.







ESET NOD32 ANTIVIRUS